#Kauniyah Dalam Az-Zumar

 

#manusia
masdagu.blogspot.com -

Juz 23 dimulai dari surat Yasin ayat ke 23 sampai suray Az-Zumar ayat ke 31. 

QS:Az-Zumar:5-6,

Dia menciptakan langit dan bumi dengan (tujuan) yang benar; Dia menutupkan malam atas siang dan menutupkan siang atas malam dan menundukkan matahari dan bulan, masing-masing berjalan menurut waktu yang ditentukan. Ingatlah Dialah Yang Maha Perkasa lagi Maha Pengampun. 

Dia menciptakan kamu dari seorang diri kemudian Dia jadikan daripadanya isterinya dan Dia menurunkan untuk kamu delapan ekor yang berpasangan dari binatang ternak. Dia menjadikan kamu dalam perut ibumu kejadian demi kejadian dalam tiga kegelapan. Yang (berbuat) demikian itu adalah Allah, Tuhan kamu, Tuhan Yang mempunyai kerajaan. Tidak ada Tuhan selain Dia; maka bagaimana kamu dapat dipalingkan? 

Terus menerus dalam Al-Quran banyak sekali ilmu Kauniyah, yaitu yang menerangkan hasil ciptaan Alloh, agar manusia secara mandiri mencari, melihat, berfikir tentang segala ciptaan Alloh tsb, walau dalam Al-Quran hanya sedikit ulasannya karena Al-Quran berupa ucapan Alloh tidak bisa terlalu panjang lebar. 

Artinya ucapan Alloh dalam Al-Quran sebanyak 30 juz atau 114 surat atau 6236 ayat, sedangkan ciptaan Alloh sangatlah banyak, jauh lebih tebal dari Al-Quran bila dituliskan, bahkan bila air laut sebagai tintanya pun, tidak akan cukup menuliskan semua ciptaan Alloh.

Jadi, jangan meremehkan ilmu Kauniyah. 

Ilmu Kauniyah juga adalah ilmu agama yg akan membawa manusia lebih yakin kepada ketahuidan, tentang Alloh yg maha besar, maha pencipta, sehingga menjauhkan dari kemusyrikan, dan kekafiran. Tapi sering umat manusia terutama muslim, bahkan para Ustadz dan Kiyai menghindari Kauniyah, seolah-olah sebagai ilmu duniawi bukan termasuk ilmu agama seperti yg dianjurkan dalam Al-Quran dan Hadits. 

Tentang penciptaan alam semesta, yaitu Bumi dengan isinya, serta langit yaitu bagian jagat raya yg jauh dan jauh lebih besar dari bumi diingatkan terus oleh Alloh untuk ditafakuri oleh manusia.

Begitu pula proses yg sangat sempurna dari setiap ciptaan Alloh, yaitu berotasi bumi pada porosnya selama 24 jam setiap hari, sehingga ketika bagian bumi yg menghadap matahari dan terang disebut siang, sedangkan yg membelakangi serta gelap disebut malam, terus berulang tiada henti dengan kecepatan yg pasti serta poros bumi bergerak dan mengayun, sehingga efeknya seolah-olah matahari bergerak ke utara dan selatan sejauh 23 derajat, yang mengakibatkan adanya musim dingin dan musim panas di sisi bumi bagian utara dan selatan secara bergantian setiap tahun. 

Perputaran bumi mengelilingi matahari dan perputaran bulan mengelilingi bumi begitu teratur, maka manusia bisa membuat kalender Masehi selama 365,25 hari setahun dan membuat kalender Hijriah selama 29,5 hari sebulan sebanyak 12 bulan setahun.

Baca Juga :

Begitu pula penciptaan manusia dari Jiwa  seorang laki-laki Adam dan kemudian wanita sebagai pasangannya, juga sebelumnya telah diciptaan hewan, termasuk hewan ternak yg dapat memenuhi kebutuhan hidupa manusia, dan sebelumnya lagi tetumbuhan yang menjadi pakan hewan dan manusia  dan lebih sebelumnya lagi hewan dan tetumbuhan sederhana seperti alga dan lumut hijau, dan awalnya diciptakan mahluk hidup bersel tunggal. 

Jadi manusia adalah hasil ciptaan Alloh yg sangat sempurna. 

Khusus mengenani proses terjadinya manusia dalam perut, mengalami tiga kegelapan yg artinya terlapis oleh tiga hal yg melindungi baik dari sinar, maupun berbagai gangguan, yaitu lapis perut, rahim, dan selaput ari. 

Proses tsb tidak ada campur tangan manusia, walau dalam kondisi gelap, semua berjalan sangat sempurna dengan ukuran masing2 komponen dan sel berkembang sesuai ketetapan yg telah ditentukan, tidak berlebih dan tidak kurang, tidak terlalu cepat atau terlambat, berurut tidak saling menyusul, sehingga dari air mani jadilah manusia yg sempurna. 

Semoga mendapat pelajaran . . Aamiin. 

Oleh : Rudi Rubiandini | 27 Agustus 2020

Share:

Ahli Kitab Membenarkan Al-Quran

  

#ahlikitab
masdagu.blogspot.com - 

Juz 22 dimulai dari surat Al-Ahzab ayat ke-31 sampai surat Yasin ayat ke-21. 

QS:As-Sabaa ayat:6-9,

Dan orang-orang yang diberi ilmu (Ahli Kitab) berpendapat bahwa wahyu yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu itulah yang benar dan menunjuki (manusia) kepada jalan Tuhan Yang Maha Perkasa lagi Maha Terpuji. 

Dan orang-orang kafir berkata (kepada teman-temannya). "Maukah kamu kami tunjukkan kepadamu seorang laki-laki yang memberitakan kepadamu bahwa apabila badanmu telah hancur sehancur-hancurnya, sesungguhnya kamu benar-benar (akan dibangkitkan kembali) dalam ciptaan yang baru? 

Apakah dia mengada-adakan kebohongan terhadap Allah ataukah ada padanya penyakit gila?" (Tidak), tetapi orang-orang yang tidak beriman kepada negeri akhirat berada dalam siksaan dan kesesatan yang jauh. 

Maka apakah mereka tidak melihat langit dan bumi yang ada di hadapan dan di belakang mereka? Jika Kami menghendaki, niscaya Kami benamkan mereka di bumi atau Kami jatuhkan kepada mereka gumpalan dari langit. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kekuasaan Tuhan) bagi setiap hamba yang kembali (kepada-Nya). 

Ahli Kitab adalah sebutan bagi umat Yahudi dan Nasrani di dalam Al-Qur'an, yaitu karena Allah telah mengutus nabi-nabi yang membawa kitab suci sebelumnya yaitu Taurat melalui Nabi Musa dan Injil melalui Nabi Isa. 

Baca Juga :

Muslim menjadi umat terbaik, bila melakukan seluruh seruan Alloh seperti selalu menyuruh yang makruf yaitu berbuat hal-hal baik, mencegah yang munkar yaitu tindakan yang dilarang Alloh,  dan beriman kepada Alloh yang tentunya tidak ada yg menyekutukan Alloh. 

Begitu pula para Ahli Kitab ada yang beriman namun kebanyakan mereka termasuk golongan fasik yaitu yang sudah beriman dan mengetahui kebenaran tetapi mengabaikannya. 

Bahkan ada para ahli kitab yang jujur yang akhirnya memeluk Islam, mereka membaca ayat-ayat Alloh pada malam hari dan mereka melakukan Solat sambil bersujud. 

Juga mereka beriman kepada Alloh dan beriman adanya hari akhir, menyuruh berbuat yang makruf, serta mencegah yang munkar, kemudian melakukan berbagai kebajikan, sehingga mereka termasuk orang-orang yang saleh.

Karena mereka termasuk orang-orang yang bertaqwa, maka mereka akan mendapat pahala dari Alloh. 

Ahli kitab yg berilmu dan beriman, membenarkan Al-Quran karena mengetahui bahwa isinya dalah wahyu yg menunjuki kepada jalan yg benar. 

Tetapi ahli kitab yg kafir, justru mencemooh nabi Muhammad sebagai orang gila yg mengabarkan setelah mati akan dibangunkan sebagai kabar yg mengada-ada, krn mereka tidak percaya pada hari akhir, namun sebenarnya mereka termasuk orang yg sesat. 

Mereka tidak pernah mempelajari Kauniyah, yaitu ilmu yg menunjukan kesempurnaan ciptaan Alloh, dan keteraturan, serta kebesaran Alam Semesta, sehingga keyakinan kepada adanya sang pencipta yg maha  besar dan maha perkasa, tidak dimilikinya, padahal itulah sebagian tanda yg memungkinkan kebesaran Alloh terpatri dalam nurani. . . Allohu Akbar. 

Bila Alloh mampu menciptakan apa saja, maka Alloh akan mampu menghancurkannya, bahkan mengirim azab dan kesulitan dan ketidakaturan yg mengakibatkan alam semesta bertabrakan atau saling menghantam dan hal-hal lain yg tidak bisa kita bayangkan, manusia mendefinisikannya sebagai Kiamat. 

Semoga makin meningkatkan keimanan kita . . . Aamiin. 

Oleh : Rudi Rubiandini | 26 Agustus 2020

Share:

Fitrah Alloh

  

#fitrah
masdagu.blogspot.com -

Juz ke-21 dimulai dengan surat Al-Ankabut ayat:45, sampai surat al-Ahzab ayat: 30. 

QS:Ar-Ruum ayat:28-32,

Dia membuat perumpamaan untuk kamu dari dirimu sendiri. Apakah ada diantara hamba-sahaya yang dimiliki oleh tangan kananmu, sekutu bagimu dalam (memiliki) rezeki yang telah Kami berikan kepadamu; maka kamu sama dengan mereka dalam (hak mempergunakan) rezeki itu, kamu takut kepada mereka sebagaimana kamu takut kepada dirimu sendiri? Demikianlah Kami jelaskan ayat-ayat bagi kaum yang berakal. 

Tetapi orang-orang yang zalim, mengikuti hawa nafsunya tanpa ilmu pengetahuan; maka siapakah yang akan menunjuki orang yang telah disesatkan Allah? Dan tiadalah bagi mereka seorang penolongpun. 

Maka hadapkanlah wajahmu dengan lurus kepada agama Allah; (tetaplah atas) fitrah Allah yang telah menciptakan manusia menurut fitrah itu. Tidak ada peubahan pada fitrah Allah. (Itulah) agama yang lurus; tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui, dengan kembali bertaubat kepada-Nya dan bertakwalah kepada-Nya serta dirikanlah shalat dan janganlah kamu termasuk orang-orang yang mempersekutukan Allah, yaitu orang-orang yang memecah-belah agama mereka dan mereka menjadi beberapa golongan. Tiap-tiap golongan merasa bangga dengan apa yang ada pada golongan mereka. 

Fitrah adalah sesuai dengan tujuan utama, yaitu tujuan diciptakannya sesuatu. 

Sebagai contoh, Fitrah diciptakannya Tanah adalah sebagai bahan yg mengandung berbagai mineral yg dibutuhkan mahluk hidup seperti tetumbuhan, hewan dan manusia, serta menjadi unsur pembentuk benda lain seperti perkakas, dan yg sangat berguna untuk dipakai sebagai alat bantu bagi mahluk hidup. 

Fitrah diciptakannya Air adalah sebagai pencampur, pembawa, pelarut, pengikat, pengencer, pembersih, bagi berbagai bahan yg ada di muka bumi, sehingga Air memiliki sifat-sifat yg sangat dibutuhkan bagi mahluk hidup, dan dianggap sebagai bahan dasar adanya mahluk hidup dimanapun di alam semesta ini. 

Dan masih banyak contoh Fitrah dari berbagai ciptaan Alloh, yang disebut Fitrah Alloh yaitu segala sesuatu pasti mengikuti sesuai awal rencana penciptaannya oleh Alloh, yang kalau dipelajari manusia, semuanya tidak pernah berubah, maka jadilah ilmu pengetahuan yg jumlahnya banyak sekali, yaitu Kauniyah. 

Fitrah Manusia adalah penciptaan manusia sesuai standar kualitas manusia, artinya manusia jadi Hamba Allah dan yang pandai ibadah kepada Allah, oleh karena itu, struktur jasmani dan rohani  manusia pasti bisa dipakai untuk ibadah kepada Allah, serta pasti juga cocok dan pas dipakai untuk beribadah. 

Dalam penciptaannya, setiap sesuatu akan terjadi dan mengulangi kembali Kun Fa Yakun, dan bagi Alloh mudah saja dilakukan, karena Alloh maha maha memiliki, maha perkasa, maha bijaksana dalam berbagai penciptannNya. 

Baca Juga :

Dalam penjelasan tentang berbagai hal untuk mudah difahami manusia, dalam Al-Quran sering disampaikan dalam bentuk perumpamaan, termasuk dalam diri setiap manusia. 

Sebagai contoh, seorang manusia yg musyrik adalah yg menyekutukan Alloh, sama saja menyamakan manusia atau berhala dengan Alloh, atau menyamakan hasil ciptaan dengan penciptanya. Sehingga diumpamakan bila ada seorang hamba sahaya yg selalu diberi majikannya, maka tidak akan sama kekayaanya antara hamba sahaya dengan majikannya. 

Maka bagi yg masih melakukan kemusyrikan, adalah termasuk manusia yang zalim kepada Alloh.

Oleh karena itu diperintahkan untuk kembali kepada Islam, seperti menghadapkan wajah secara lurus, yaitu sesuai dengan Fitrah Alloh yg telah menciptakan manusia untuk beribadah, dan fitrah untuk manusia saat diciptakanNya tetap tidak pernah berubah, yaitu untuk beribadah sesuai dengan agama yg lurus yaitu Islam. 

Diperintahkan untuk kembali bertobat kepada Alloh, bertakwa kepada Alloh dan melaksanakan solat, tidak menyekutukan Alloh, tidak memecah belah akidah sehingga terbentuk berbagai golongan, berbagai agama, berbagai kepercayaan yg tidak berdasar pada petunjuk Alloh yaitu Al-Quran. 

Semoga selalu sadar akan fitrah manusia . . Aamiin. 

Oleh : Rudi Rubiandini | 25 Agustus 2020

Share:

Nabi Musa menjadi “mantu” nabi Syu'aib

 

 

#mantu
masdagu.blogspot.com -

Juz-20 dimulai dari surat An-Naml ayat ke-60 sampai surat Al-Ankabut ayat ke-44. 

QS Al-Qasas ayat: 23 - 25,

Dan tatkala ia sampai di sumber air negeri Mad-yan ia menjumpai di sana sekumpulan orang yang sedang meminumkan (ternaknya), dan ia menjumpai di belakang orang banyak itu, dua orang wanita yang sedang menghambat (ternaknya). Musa berkata: "Apakah maksudmu (dengan berbuat at begitu)?" Kedua wanita itu menjawab: "Kami tidak dapat meminumkan (ternak kami), sebelum pengembala-pengembala itu memulangkan (ternaknya), sedang bapak kami adalah orang tua yang telah lanjut umurnya". 

Maka Musa memberi minum ternak itu untuk (menolong) keduanya, kemudian dia kembali ke tempat yang teduh lalu berdoa: "Ya Tuhanku sesungguhnya aku sangat memerlukan sesuatu kebaikan yang Engkau turunkan kepadaku". 

Kemudian datanglah kepada Musa salah seorang dari kedua wanita itu berjalan kemalu-maluan, ia berkata: "Sesungguhnya bapakku memanggil kamu agar ia memberikan balasan terhadap (kebaikan)mu memberi minum (ternak) kami". Maka tatkala Musa mendatangi bapaknya (Syu'aib) dan menceritakan kepadanya cerita (mengenai dirinya), Syu'aib berkata: "Janganlah kamu takut. Kamu telah selamat dari orang-orang yang zalim itu". 

QS Al-Qasas ayat: 27,

Berkatalah dia (Syu'aib): "Sesungguhnya aku bermaksud menikahkan kamu dengan salah seorang dari kedua anakku ini, atas dasar bahwa kamu bekerja denganku delapan tahun dan jika kamu cukupkan sepuluh tahun maka itu adalah (suatu kebaikan) dari kamu, maka aku tidak hendak memberati kamu. Dan kamu Insya Allah akan mendapatiku termasuk orang-orang yang baik". 

Kisah nabi musa di suatu kota melanggar delik pembunuhan, tapi proses tsb ada dasar dan niatnya yg tidak diukur dan dibuktikan. 

Perbuatan yg dilakukan Musa itu sebenarnya jebakan dari kaumnya yang seolah-olah meminta tolong, sehingga dengan ketulusan Musa menolong, namun dengan hukun manusia dengan mudah dapat dijerat dengan delik yang terlihat mata dan bisa dibuktikan dengan saksi-saksi. 

Kemudian Musa melarikan diri dari kota tersebut  dan sampailah pada suatu tempat yg ada air yg dipakai untuk minum serta untuk ternak-ternaknya sekaligus. 

Baca Juga :

Dikisahkan ada dua perempuan yg dihalau oleh orang lain belum kebagian memberi minum ternaknya sebelum hewan ternak orang tsb kenyang meminum air. Pada saat itu Musa membantu perempuan tsb sehingga bisa memberi minum hewan ternaknya. 

Sambil melepas lelah, Musa berdoa memohon pertolongan kepada Alloh, krn selama pergi ini menyendiri dan tidak ada yg menemani atau menolongnya. 

Dua wanita yang ditolong meminumkan hewan ternaknya mendatangi Musa yg sedang duduk-duduk dekat pohon, sambil menawarkan agar Musa mau diundang menemui bapaknya untuk diberi hadiah atas imbalan bantuan yg telah Musa berikan kepada kedua perempuan tsb. 

Musa menyanggupinya dan akhirnya bertemu dengan bapak dari kedua perempuan tsb, yang tidak lain adalah syech atau penguasa daerah Madyan yaitu nabi Syu'aib. 

Syu'aib adalah nabi ke-13 yg hidup tahun 1600-1490 SM, sedangkan Musa adalah nabi ke -14 yg hidup tahun 1527 - 1407 SM. 

Saat terjadi perbincangan antara Nabi Syu'aib dan Musa, kemudian Musa menceritakan kejadian sebelumnya, sampai akhirnya pergi ke daerah nabi Syu'aib, maka nabi Syu'aib memberi jaminan atas keselamatan Musa. 

Anak-anak perempuan nabi Syu'aib memerlukan bantuan untuk mengelola ternaknya, maka memohon bapaknya untuk memperkerjakan Musa, karena telah menunjukan mampu, kuat, dan dapat dipercaya. 

Namun nabi Syu'aib malah berniat untuk menikahkan Musa dengan salah satu anak perempuannya dengan syarat yg harus dipenuhi dulu oleh Musa yaitu bekerja selama 8 tahun atau sampai 10 tahun. 

Akhirnya Musa menerima tawaran tsb, dan menjalani kewajiban bekerja pada nabi Syu'aib sampai tercapai masa yg ditentukan, maka menikahlah Musa dengan salah satu anak nai Syu'aib. 

Begitulah takdir Alloh yg indah, tidak pernah terbayang, saat diberi takdir difitnah, akhirnya jadi mantu nabi Syu'aib. 

Semoga mendapat pelajaran . . Aamiin. 

Oleh : Rudi Rubiandini | 24 Agustus 2020

Share:

Kaum Luth “Homoseksual”

 

Kaum#luth #Homo #Homoseksual #Sex
masdagu.blogspot.com

Juz ke-19 dimulai dari surat Al-Furqon ayat:21 sampai surat An-Naml ayat:59. 

QS:Asy-Syu'araa: 161 - 163,

ketika saudara mereka, Luth, berkata kepada mereka: mengapa kamu tidak bertakwa?"

Sesungguhnya aku adalah seorang rasul kepercayaan (yang diutus) kepadamu, maka bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku. 

QS:Asy-Syu'araa: 165 - 167,

Mengapa kamu mendatangi jenis lelaki di antara manusia,

dan kamu tinggalkan isteri-isteri yang dijadikan oleh Tuhanmu untukmu, bahkan kamu adalah orang-orang yang melampaui batas". 

Mereka menjawab: "Hai Luth, sesungguhnya jika kamu tidak berhenti, benar-benar kamu termasuk orang-orang yang diusir" 

QS:Asy-Syu'araa: 173,

Dan Kami hujani mereka dengan hujan (batu) maka amat jeleklah hujan yang menimpa orang-orang yang telah diberi peringatan itu. 

Homoseksual adalah sejelek-jelek perbuatan keji yang tidak layak dilakukan oleh manusia. Allah telah menciptakan manusia berpasangan laki-laki dan perempuan, dan menjadikan perempuan sebagai tempat laki-laki menyalurkan hasrat bilogisnya, dan demikian sebaliknya. 

Perilaku homoseksual merupakan kerusakan moral, karena mengandung unsur-unsur lebih parah dan keji daripada perzinaan. Aib wanita yang berzina tidaklah seperti aib laki-laki yang melakukan homoseksual. Sebabnya adalah meskipun zina menyelisihi syariat, akan tetapi zina tidak menyelisihi tabiat yang telah Allah ciptakan (di antara laki-laki dan perempuan). Sedangkan homoseks menyelisihi syariat dan tabiat (perilaku manusia) sekaligus. 

Nabi Luth sebagai saudara dengan kaumnya, mengajak untuk bertakwa, untuk bertauhid, percaya bahwa tidak ada Tuhan selain Alloh serta Luth ada aeorang nabi yang wajin dikuti peringatan dan petunjuknya. 

Ketika nabi Nuh memperingatkan tentang perilaku mereka yg menyimpang yaitu melakukan homoseksual, bukannya mereka sadar dan kembali bertakwa, malah nabi Lutj diancam dan akan diusir oleh mereka. Kemudian perilaku homoseksual tsb terus dilakukan dan tidak mengindahkan peringatan nabi Luth. 

Baca Juga :

  • Sifat Munafik ada pada setiap kaum, "Golongan dan Agama"
  • Hitungan Lama Waktu Dalam Gua
  • “Tanpa Syafaat”, Salam Selamat Tinggal

Akhirnya Alloh mengirimkan azab kepada kaum Luth tsb dengan diturunkannya hujan yang berbatu, dan musnahlah kaum Luth yang menolak untuk menghentikan perilaku Homoseksual dan tidak kunjung bertobat dan bertakwa. 

Maka sungguh menakjubkan manakala kita melihat kebiasaan yang sangat jelek dari kaum Nabi Luth ini, yang telah Allah binasakan, tersebar diantara manusia, padahal kebiasaan itu hampir-hampir tidak terdapat pada hewan. Kita tidak akan mendatapkan seekor hewan jantan pun yang menggauli hewan jantan lainnya kecuali sedikit dan jarang sekali, seperti keledai. 

Semoga Alloh mengampuni segala dosa dan selalu memberi hidayah, sehingga husnul Khotimah . . Aamiin. 

Oleh : Rudi Rubiandini | 23 Agustus 2020

Share:

Yang Memperoleh Kebaikan

 

#Kebaikan

Juz-18 dimulai dari surat Al-Mu'minun ayat 1 sampai surat Al-Furqon ayat:20. 

QS:Al-Mu'minun ayat: 55-61,

Apakah mereka mengira bahwa harta dan anak-anak yang Kami berikan kepada mereka itu (berarti bahwa), Kami bersegera memberikan kebaikan-kebaikan kepada mereka? Tidak, sebenarnya mereka tidak sadar. 

Sesungguhnya orang-orang yang berhati-hati karena takut akan (azab) Tuhan mereka, Dan orang-orang yang beriman dengan ayat-ayat Tuhan mereka, Dan orang-orang yang tidak mempersekutukan dengan Tuhan mereka (sesuatu apapun),  Dan orang-orang yang memberikan apa yang telah mereka berikan, dengan hati yang takut, (karena mereka tahu bahwa) sesungguhnya mereka akan kembali kepada Tuhan mereka, mereka itu bersegera untuk mendapat kebaikan-kebaikan, dan merekalah orang-orang yang segera memperolehnya. 

Sering manusia berdoa memohon kepada Alloh diberikan Rizki yang banyak, yang halal, dan bersih, kemudian Alloh memberikan banyak sekali harta, anak-anak, tahta, jabatan, dan kemuliaan di mata manusia, dan penghormatan dari para tetangga, dan teman-temannya. 

Maka sering manusia merasa Alloh telah mengabulkan doanya dan Alloh memberikan kebaikan, sehingga ukuran kasih sayang Alloh kepada manusia menjadi hanya diukur dari banyaknya harta yg Alloh titipkan, termasuk anak, jabatan, penghormatan, yang terlihat secara kasat mata. 

Baca Juga :

Namun Alloh mengingatkan, bahwa mereka belum tentu mendapat kebaikan yang dimaksudkan Alloh, bisa jadi itu hanyalah istidraj yaitu ujian berupa kenikmatan duniawi, yg terasa, terlihat, dan menjadi ukuran keberhasilan secara status sosial. 

Sedangkan manusia yang mendapatkan kebaikan di sisi Alloh, adalah mereka yang :

  1. Orang yang berhati-hati karena takut oleh azab Alloh, yaitu kehati-hatian tidak semata karena mengikuti apa kata guru, ustadz, imam, mursyid, tetapi hasil dari idjtihad pribadi dalam memilih kebenaran sehingga muncul kehati-hatiannya.
  2. Orang yang beriman setelah meilhat dan membuktikan dengan fikirannya tentang kekuasaan Alloh, yaitu orang-orang yg menggunakan fikirannya untuk menjadi beriman.
  3. Orang yg tidak mempersekutukan Alloh, yaitu yg tidak musryrik, yg tidak mengganggap ada kekuatan lain selain Alloh, baik berupa fisik seperti berhala, keris, batu ali, isim, atau bacaan-bacaan mantra sekalipun dari ayat Al-Quran, atau berupa hal yg bukan berupa fisik, seperti jabatan, kekuasaan, dan pengaruh yg dianggap dapat memiliki kekuatan lebih dari kekuatan Alloh.
  4. Orang yg bersedekah karena takut kepada Alloh, yaitu yang sadar bahwa harta yang Alloh titipkan itu adalah ujian dan ada kewajiban untuk dikeluarkan zakatnya, dan disedekahkan kepada keluarganya, kepada tetangganya, kepada temannya, sekelilingnya yg membutuhkan bantuan, dan harta tersebut harus dipertanggungjawabkan penggunaannya di akhirat kelak. 
  5. 5. Orang yang bersegera dalam melakukan kebaikan, artinya ketika seseorang memiliki harta, kekuasan, pengaruh, dipakai untuk melakukan kebaikan membantu orang lain dengan segera, bukan sebaliknya menyulitkan orang lain dengan kekuasaannya, menyulitkan orang lain dengan jabatannya, menyulitkan orang lain dengan hartanya, atau bahkan hanya melambat-lambatkan dalam melakukan kebaikan yg seharusnya sudah dapat dilakukan dengan segera. 

Jadi, makna kebaikan yg Alloh berikan kepada sesorang tidak bisa diukur dengan  yang terlihat oleh mata, tetapi lebih dari itu, saat penggunaan harta, kekayaan, jabatan, pengaruh tsb dilakukan dengan sesuai syar'i yang sesuai dengan perintah Alloh, tentunya disertai dengan niat yg tulus bukan karena riya, karena Alloh akan mengukur amal baik seseorang dimulai dan terutama dari niatnya. 

Semoga kita mampu meluruskan niat karena Alloh . . . Aamiin. 

Oleh : Rudi Rubiandini | 22 Agustus 2020

Share:

Kauniyah dalam Al Haj

 

#kauniyah #al-haj
masdagu.blogspot.com -

Juz ke 17, dimulai dengan surat Al-Anbiya ayat 1, yang menceritakan banyak para Nabi, sampai surat Al-Muminun ayat 78. 

QS:Al-Haj ayat:61-66,

Yang demikian itu, adalah karena sesungguhnya Allah (kuasa) memasukkan malam ke dalam siang dan memasukkan siang ke dalam malam dan bahwasanya Allah Maha Mendengar lagi Maha Melihat. 

(Kuasa Allah) yang demikian itu, adalah karena sesungguhnya Allah, Dialah (Tuhan) Yang Haq dan sesungguhnya apa saja yang mereka seru selain dari Allah, itulah yang batil, dan sesungguhnya Allah, Dialah Yang Maha Tinggi lagi Maha Besar. 

Apakah kamu tiada melihat, bahwasanya Allah menurunkan air dari langit, lalu jadilah bumi itu hijau? Sesungguhnya Allah Maha Halus lagi Maha Mengetahui. 

Kepunyaan Allah-lah segala yang ada di langit dan segala yang ada di bumi. Dan sesungguhnya Allah benar-benar Maha Kaya lagi Maha Terpuji. 

Apakah kamu tiada melihat bahwasanya Allah menundukkan bagimu apa yang ada di bumi dan bahtera yang berlayar di lautan dengan perintah-Nya. Dan Dia menahan (benda-benda) langit jatuh ke bumi, melainkan dengan izin-Nya? Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Pengasih lagi Maha Penyayang kepada Manusia. 

Dan Dialah Allah yang telah menghidupkan kamu, kemudian mematikan kamu, kemudian menghidupkan kamu (lagi), sesungguhnya manusia itu, benar-benar sangat mengingkari nikmat. 

Alloh menciptakan bumi yang berputar pada porosnya selama 24 jam, sehingga 12 jam muka bumi mengahadap kepada matahari yg bersinar terus menerus, sehingga seolah-olah matahari terbit dari arah timur dan tenggelam di sisi barat  yang disebut sebagai siang. 

Namun sebaliknya muka bumi yang membelakangi matahari terasa gelap, yang disebut malam. 

Begitu pula keseimbangan berbagai benda langit, seperti planet, bintang-bintang, dan Galaxy, bahkan Universe sebagai bagian dari Alam semesta yang diciptakan Alloh. 

Satu sama lain tidak bertabrakan walau bergerak semuanya satu sama lain, berotasi, berputar, dan sangat sempurna pengaturan Alloh dalam mengoperasikan pergerakan benda-benda langit tersebut. 

Dalam konteks yg lebih dekat adalah proses naiknya air yang berupa uap ke atas, karena lebih ringan dari udara, sehingga tidak jatuh ke bawah seperti pada umumnya setiap benda yg tertarik oleh gravitasi bumi. 

Kemudian uap yg disebut awan naik sampai ketinggian sekitar 8000 - 9000 meter, yg pada posisi tsb temperatur sudah sangat rendah bisa sampai minus 50 derajat celcius krn kerapatan udaranya sangat rendah, sehingga uap tersebut berubah menjadi bintik air atau es yg bila bertabrakan satu sama lain bisa membuat bintik-bintik air atu es tsb jatuh ke bumi menjadi hujan. 

Air hujan inilah yang menjadikan tetumbuhan menjadi hidup dan hijau, hewan dan manusia bisa meminumnya baik yg dari sungai atau dari dalam tanah, begitu juga sebagian air hujan tsb masuk di gunung-gunung kedalam pori-pori tanah, sehingga manusia di dataran rendah bisa memanfatkannya dengan membuat sumur-sumur air. 

Baca Juga :

Alloh pula yg telah menciptakan perubahan panas di permukaan bumi dan di laut, sehingga udara mengalir dari yg bertekanan tinggi akibat panas, menuju ke daerah yg lebih rendah tekanannya yaitu yg dingin temperturnya. Akibat adanya aliran udara itu munculah angin yg bisa dimanfaatkan untuk kapal laut berlayar, membuat listrik, kincir angin, membawa awan, dll. 

Manusia harus makin banyak bersyukur atas pengaturan Alloh tsb, dan beriman terhadap hal nyata maupun yg gaib yg manusia belum bisa mengetahui dan mengerti dengan akal fikirannya, termasuk kabar tentamg manusia akan dihidupkan kembali di alam Akhirat. 

Jadi 4 tahap hidup yg sudah bisa dilihat mata yaitu asal benda mati yaitu tanah dan air, kemudian hidup yg bisa kita rasakan saat ini, kemudian pasti mati seperti yg sudah banyak kita lihat teman-teman kita sudah mati, tetapi adanya akhirat dan manusia akan dihidupkan kembali adalah bagian dari yg gaib, hanya keimanan yg bisa meyakinkannya. 

Semoga kita termasuk orang-orang yg meyakini akan dihidupkan kembali setelah dimatikan, dan akan merasakan hidup akhirat. 

Oleh : Rudi Rubiandini |21 Agustus 2020

Share:

Ayah nabi Ibrohim yg Musyrik

 

Ayah nabi Ibrohim yg Musyrik
masdagu.blogspot.com -

 

Juz 16 dimulai dari surat Al-Kahfi ayat:75 sampai surat Al-Anbiyaa ayat:135. 

QS: Maryam ayat 41-46,

Ceritakanlah (Hai Muhammad) kisah Ibrahim di dalam Al Kitab (Al Quran) ini. Sesungguhnya ia adalah seorang yang sangat membenarkan lagi seorang Nabi. 

Ingatlah ketika ia berkata kepada bapaknya; "Wahai bapakku, mengapa kamu menyembah sesuatu yang tidak mendengar, tidak melihat dan tidak dapat menolong kamu sedikitpun? 

Wahai bapakku, sesungguhnya telah datang kepadaku sebahagian ilmu pengetahuan yang tidak datang kepadamu, maka ikutilah aku, niscaya aku akan menunjukkan kepadamu jalan yang lurus. 

Wahai bapakku, janganlah kamu menyembah syaitan. Sesungguhnya syaitan itu durhaka kepada Tuhan Yang Maha Pemurah. 

Wahai bapakku, sesungguhnya aku khawatir bahwa kamu akan ditimpa azab dari Tuhan Yang Maha Pemurah, maka kamu menjadi kawan bagi syaitan". 

Berkata bapaknya: "Bencikah kamu kepada tuhan-tuhanku, hai Ibrahim? Jika kamu tidak berhenti, maka niscaya kamu akan kurajam, dan tinggalkanlah aku buat waktu yang lama". 

QS: Maryam ayat 49-50,

Maka ketika Ibrahim sudah menjauhkan diri dari mereka dan dari apa yang mereka sembah selain Allah, Kami anugerahkan kepadanya Ishak, dan Ya'qub. Dan masing-masingnya Kami angkat menjadi nabi. 

Dan Kami anugerahkan kepada mereka sebagian dari rahmat Kami dan Kami jadikan mereka buah tutur yang baik lagi tinggi. 

Nabi Ibrohim adalah seorang nabi yg banyak membenarkan, artinya banyak merubah hal yg mendasar, yaitu dari kemusyrikan kaumnya yg mendapat banyak penentang, termasuk dari ayah kandungnya sendiri yg memang sejak sebelumnya seorang musyikin seperti masyarakat sekitar Mekkah pada saat itu. 

Mereka menjajarkan patung-patung yang mereka sembah di sekeliling Kabah. 

Pada saat mulai banyak pengikut yg membenarkan nabi Ibrohim, Ayah dari nabi Ibrohim bukan hanya tetap menentang tapi mengancam akan melakukan hukum rajam dan sampai mengusir nabi Ibrohim. 

Mabi Irbrohim, mengajak ayahnya untuk :

  1. Jangan menyembah sesuatu yg tidak mendengar, tidak melihat, dan tidak dapat menolong.
  2. Ikutlah dengan keyakinan nabi Ibrohim yaitu bagai jalan yg lurus, karena telah mendapat keyakinan ilmu yg sebelumnya belum pernah diterima oleh Ayah dan generasi sebelumnya.
  3. Jangan menyembah setan, karena setan adalah golongan yg durhaka kepada Alloh.

Kemudian nabi Ibrohim mengingatkan ayahnya bisa terkena azab dari Alloh, dan akan langgeng menjadi teman setan. 

Kemudian Ayahnya memgancam balik dengan akan merajam dan mengusir nabi Ibrohim untuk pergi dalam waktu yg lama. 

Namun nabi Ibrohim masih mendoakan ayahnya agar diberi keselamatan, dimohonkan ampun dari Alloh untuk Ayahnya. 

Baca Juga :

Kemudian benar-benar nabi Ibrohim menjauh dari ayahnya dan dari berhala yg selama ini disembah ayahnya. 

Maka setelah nabi Ibrohiim menjauh, Alloh menganugerahi nabi Ibrohim anak-anak yg soleh, yaitu nabi Ihak dan nabi Yakub, yg kemudian turut membantu dan berjuang dalam menegakan Tauhid dan melenyapkan berhala sebagai sesembahan kaumnya. 

Kedua nabi tsb menjadi tutur kata yg baik di masyarakat dan mendapat kemuliaan dari kaumnya. 

Pelajaran yg dapat diambil adalah, bajwa hidayah hanya datang dari Alloh, tidak bisa kita, atau orang yg berdoa, atau orang soleh, bahkan seorang nabi pun tidak mampu memberi hidayah, kepada orang lain termasuk kepada keluarga dekatnya, seperti ayah dari nabi Ibrohim. 

Contoh lain, adalah anak nabi Nuh yang tetap kafir, begitu pula istri nabi Luth yg tetap kafir, paman nabi Muhammad yg tidak kunjung masuk Islam padahal turut membantu dan melindungi nabi. 

Maka mohonkanlah Hidayah kepada Alloh untuk keluarga, sahabat, dan orang terkasih di sekeliling kita, semoga Alloh mengabulkan . . . Aamiin. 

Oleh : Rudi Rubiandini |20 Agustus 2020

Share:

Alloh Mencipta 7 langit dan 7 Ayat Berulang

37langit 7ayat

Juz-14 dimulai dari surat Al-Hijr ayat:2 sampai surat An-Naml ayat:128.

 QS:Al-Hijr ayat:85-88,

Dan tidaklah Kami ciptakan langit dan bumi dan apa yang ada di antara keduanya, melainkan dengan benar. Dan sesungguhnya saat (kiamat) itu pasti akan datang, maka maafkanlah (mereka) dengan cara yang baik.

Sesungguhnya Tuhanmu, Dialah Yang Maha Pencipta lagi Maha Mengetahui.

Dan sesungguhnya Kami telah berikan kepadamu tujuh ayat yang dibaca berulang-ulang dan Al Quran yang agung.

Janganlah sekali-kali kamu menunjukkan pandanganmu kepada kenikmatan hidup yang telah Kami berikan kepada beberapa golongan di antara mereka (orang-orang kafir itu), dan janganlah kamu bersedih hati terhadap mereka dan berendah dirilah kamu terhadap orang-orang yang beriman.

Alloh berulang mengingatkan tentang akan terjadinya kiamat, seperti terjadinya penciptaan langit dan bumi.

Kiamat wajib diimani karena pembedan antara yg mukminin dan orang zalim yg tidak mempercayai adanya hari kiamat.

Langit yg Alloh diciptakan ada 7 lapis, yg sampai saat ini manusia dengan ilmu pengtahuan dan teknologinya belum mampu menemukan 7 lapis langit dimaksud, sedangkan batas langit yg pertama saja belum diketahui sama sekali.

Hal yang masih Gaib bagi generasi kita saat ini bis saja nanti terbukti dan bisa ditemukan oleh generasi penerus manusia yg sudah Alloh bekali dengan kemampuan yg sangat canggiga :

h dalam penerbangan antariksa dan perkakas luar angkasa lainnya.

Demikian pula rahasia dalam ayat ini yang menyatakan ada 7 ayat yang diulang-ulang, adalah sebuah pernyataan Alloh yg gaib yang para mufasir bisa menginterpretasikannya berbeda-beda.

Tetapi yg paling logis yg dimaksud adalah 7 ayat dalam surat Al-Fatihah.

Ketujuh ayat tersebut minimal sehari dibaca 17 kali saat seorang muslim melakukan solat fardu, belum lagi saat berdoa atau sebelum membaca surat yg lain sering dimulai membaca surat Al-Fatihah yang 7 ayat tsb.

Memahami 7 ayat dalam surat Al-Fatihah sama dengan memahami isi utama Al-Quran yaitu Tauhid, keagungan Alloh, menguasai hari akhir, alloh tempat minta pertolongan, dan Alloh yang memberi petunjuk pada jalan yg lurus. Kemudian dalam surat-surat dan ayat-ayat lainnya barulah dijelaskan secara detail, dengan contoh, dengan perumpamaan, dengan sejarah, dengan kiyas dan analogi, serta dengan larangan dan anjuran dalam beribadah dan bermuamalah.

Baca Juga :

Namun walaupun sudah sangat sering manusia baca, bagi yg sudah berumur diatas 50 tahun, setidaknya sudah membaca 300.000 kali surat Al-Fatihah yg 7 ayat tsb, tetapi jangankan mengamalkan secara keseluruhan 7 ayat tsb, memahaminya saja belum tentu, bahkan mungkin ada yg belum mengerti artinya, sehingga lewat begitu saja walau sudah dibaca lebih dari 300.000 kali.

Jadi, rahasia 7 ayat ini pantaslah menjadi topik tersendiri dalam surat Al-Hijr ayat ke-87.

Kemudian Alloh mengingatkan manusia untuk tidak berkaca, atau meniru, atau mengikuti cara orang-orang kafir yang mengutamakan harta kekayaan, walaupun mereka tidak hati-hati dalam mendapatkan serta menggunakannya. Dan diperintahkan untuk tidak iri atau berkeinginan kaya harta seperti kayanya orang-orang kafir.

Tapi sebaliknya harus rendah hati kepada orang beriman, lebih hormat, dan lebih mengangungkan mereka, daripada mengagungkan kekayaan harta orang kafir.

Semoga segala peringatan Alloh, bisa kita laksanakan . . Aamiin.

Oleh : Rudi Rubiandini | 18 Agustus 2020

Share:

Hitungan Lama Waktu Dalam Gua

  

#gua #hitungan
masdagu.blogspot.com

Juz-15 dimulai dari suratAl-Israa ayat 1 sampai surat Al-Kahfi ayat 74. 

QS:Al-Kahfi ayat:18-22,

Dan kamu mengira mereka itu bangun, padahal mereka tidur; Dan kami balik-balikkan mereka ke kanan dan ke kiri, sedang anjing mereka mengunjurkan kedua lengannya di muka pintu gua. Dan jika kamu menyaksikan mereka tentulah kamu akan berpaling dari mereka dengan melarikan diri dan tentulah (hati) kamu akan dipenuhi oleh ketakutan terhadap mereka. 

Dan demikianlah Kami bangunkan mereka agar mereka saling bertanya di antara mereka sendiri. Berkatalah salah seorang di antara mereka: Sudah berapa lamakah kamu berada (disini?)". Mereka menjawab: "Kita berada (disini) sehari atau setengah hari". Berkata (yang lain lagi): "Tuhan kamu lebih mengetahui berapa lamanya kamu berada (di sini). Maka suruhlah salah seorang di antara kamu untuk pergi ke kota dengan membawa uang perakmu ini, dan hendaklah dia lihat manakah makanan yang lebih baik, maka hendaklah ia membawa makanan itu untukmu, dan hendaklah ia berlaku lemah-lembut dan janganlah sekali-kali menceritakan halmu kepada seorangpun. 

Sesungguhnya jika mereka dapat mengetahui tempatmu, niscaya mereka akan melempar kamu dengan batu, atau memaksamu kembali kepada agama mereka, dan jika demikian niscaya kamu tidak akan beruntung selama lamanya". 

Kisah tiga pemuda saat berjalan dan turun hujan, mencari tempat berteduh, kemudian menemukan sebuah gua. Namun akibat hujan deras tsb ada batu besar yg jatuh dari lereng atas dan menutup pintu gua.

Kemudian Alloh tidurkan beberapa lama sebelum mereka berdoa, dan kemudian saat terbangun mereka berselisih tentang berapa lama mereka telah tertidur. 

Ada yang merasakan tidur mereka hanya sebentar saja bagai sehari atau bahkan setengah hari. Tapi ada yg tidak bisa menebak dan menyerahkan pada Alloh saja. Selanjutnya diantara mereka ada yg disuruh ke pasar untuk membeli makanan dengan uang yg ada tersisa padanya, tapi mereka masih merasa buron saat sebelum masuk ke dalam gua memang statusnya sedang dikejar musuh yg memaksa untuk masuk pada agama mereka yg mengejar tsb, sehingga harus senormal mungkin pergi ke pasar tanpa menimbulkan kecurigaan. 

Padahal mereka selama di pasar tidak akan ada yg mengenali, karena mereka sebenarnya telah ditidurkan Alloh selama 300 Masehi atau 309 Hijriyah. 

Baca Juga :

Kisah pemuda di dalam Gua memberi pelajaran, bahwa Alloh bila berkehendak bisa saja menyelamatkan umatNya dengan cara yang tidak terbayang oleh manusia dan tidak terjangkau oleh logika manusia, karena Alloh memiliki hak prerogratif untuk membuat sebuah kejadian hanya dengan kun fa yakun maka terjadi dan berlakulah terus. 

Juga pelajaran bahwa sebuah kebaikan dan keimanan seseorang akan dibalas dengan kebaikan oleh Alloh tanpa melihat waktu yg bersamaan, bisa dengan jarak waktu yg lama atau sangat lama di dunia, atau baru akan dibalas di akhirat dengan yang jauh lebih baik. 

Oleh : Rudi Rubiandini | 19 Agustus 2020

Share:

Nabi Yusuf Naik Harkat

#harkat #nabiyusuf
masdagu.blogspot.com- 
 

Juz ke 13 dimulai dari surat Yusuf ayat:53 sampai Surat Ibrohim ayat:50 

QS:Yusuf ayat:54-58,

Dan raja berkata: "Bawalah Yusuf kepadaku, agar aku memilih dia sebagai orang yang rapat kepadaku". Maka tatkala raja telah bercakap-cakap dengan dia, dia berkata: "Sesungguhnya kamu (mulai) hari ini menjadi seorang yang berkedudukan tinggi lagi dipercayai pada sisi kami".

Berkata Yusuf: "Jadikanlah aku bendaharawan negara (Mesir); sesungguhnya aku adalah orang yang pandai menjaga, lagi berpengetahuan". 

Dan demikianlah Kami memberi kedudukan kepada Yusuf di negeri Mesir; (dia berkuasa penuh) pergi menuju kemana saja ia kehendaki di bumi Mesir itu. Kami melimpahkan rahmat Kami kepada siapa yang Kami kehendaki dan Kami tidak menyia-nyiakan pahala orang-orang yang berbuat baik. 

Dan sesungguhnya pahala di akhirat itu lebih baik, bagi orang-orang yang beriman dan selalu bertakwa. 

Dan saudara-saudara Yusuf datang (ke Mesir} lalu mereka masuk ke (tempat)nya. Maka Yusuf mengenal mereka, sedang mereka tidak kenal (lagi) kepadanya. 

Baca Juga :

Ketika sang Raja mengumpulkan para pemuka meminta pendapat tetang mimpi yang dialaminya, maka para pemuka memanggil nabi Yusuf yang ada didalam penjara untuk menghadap Raja, karena sebelumnya salah seorang pemuka pernah mendengar (takwil mimpi) dari nabi Yusuf yg benar terjadi. 

Namun sebelum menghadap sang Raja, nabi Yusuf minta keadilan kebenaran tentang perempuan yaitu istri raja yg fintah yg membuat nabi Yusuf diseret ke penjara beberapa tahun. Dan pada saat istri sang raja mengakui kebanarannya, malah mengatakan nabi Yusuf sebagai seorang yg benar, maka raja membebaskan nabi Yusup. 

Kemudian sang Raja mengangkat nabi Yusuf berkedudukan tinggi dalam Kerajaan, dan diangkatlah sebagai Bendaharawan Negeri. 

Alloh telah menunjukan kekuasaannya yang mampu membolak-balikan hati, seorang yg telah berkhianat mau berterus terang tentang kebenaran di kemudian hari setelah bertahun-tahun yg dihianati di dalam penjara.

Alloh telah menunjukan kesabaran dari nabi Yusuf saat dalam penjara yg berbuat baik dianugerahi kembali kebaikan dengan dinaikan harkat derajatnya pada posisi yg tidak tanggung-tanggung sangat tinggi pada saat itu. 

Alloh memberi kedudukan nabi yusuf untuk tinggal dimana saja di seantoro negeri yg dikehendaki, karena alloh mampu melimpahkan rahmat kepada siapa yang Alloh kehendaki dan tidak pernah menyia-nyiakan pahala orang-orang yang berbuat baik. 

Yang ada dalam nurani orang baik seperti nabi Yusuf sebetulnya bukan kebaikan dan harkat di dunia yg diharapkan, tetapi pahala diakhirat adalah paling diharapkan oleh mereka yang beriman dan bertakwa. 

Namun, kadang Alloh membuat takdir seperti nabi Yusuf sebagai ibroh  (contoh nyata) agar menjadi pelajaran, sehingga terlihat oleh mata di dunia. Kalau pahala dan harkat di akhirat adalah hal Gaib yg hanya Alloh yg tahu. 

Semoga kita selalu diberi kesabaran dalam menghadapi cibaan fitnah dari manusia, dan tetap mampu berbuat baik dalam ibadah dan muamalah sehingga rahmatan lil alaamiin . . . . Aamiin. 

Oleh : Rudi Rubiandini | 17 Agustus 2020

Share:

SELAMAT DATANG

Translate

ARTIKEL POPULER

Artikel Bermanfaat Bagi Kehidupan

POSTINGAN TERBARU

Analisa GOLD 26 Nopember 2021

mari kita simak XAUUSD dalam 1 Jam untuk menentukan Level harga Support dan Resistance intraday berikut: Resistance2 (R2) : 1812...

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Label Clouds

Blog Archive